Ulasan Pernyataan Eks Menkes Siti Fadilah soal Vaksin dan Pandemi Covid-19

Fahreza Rizky, Jurnalis
Sabtu 31 Oktober 2020 12:51 WIB
Deddy Corbuzier saat wawancara Siti Fadila (foto: Tangkapan layar)
Share :

JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Siti Fadilah Supari bebas murni dari Rumah Tahanan Kelas I Pondok Bambu, Sabtu (31/10/2020). Ia menghirup udara bebas setelah menjalani pidana selama empat tahun atas kasus pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan antisipasi kejadian luar biasa tahun anggaran 2005 di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Nama Siti Fadilah Supari sempat membuat heboh jagat maya karena perbincangannya dengan YouTuber Deddy Corbuzier sekitar bulan Mei 2020 lalu, di tengah pandemi corona.

Baca juga:

Mantan Menkes Siti Fadilah Keluar Penjara Didampingi Putrinya

Mantan Menkes Siti Fadilah Bebas dari Penjara

Ia menyuarakan agar Indonesia tidak tunduk dengan World Health Organization (WHO) serta tidak menggunakan vaksin dari Bill Gates.

"Jadi ada sesuatu yang aneh, saya ikutin Bill Gates ini, di salah satu forum ekonomi internasional. Dia jadi pembicara utama, bahwa di situ dia bilang nanti akan terjadi pandemi. Anehnya dia mempersiapkan vaksin," jelasnya seperti dilihat dalam akun YouTube Deddy Corbuzier.

"Ini dia kan (Bill Gates) bukan dokter, dia enggak pernah sekolah kedokteran, kenapa dia begitu fasihnya menganalisa akan terjadi pandemi, menganalisa dunia akan butuh vaksin sekian miliar. Untuk saya itu tidak masuk di akal," sambung Siti Fadilah.

 

Siti adalah sosok yang menentang WHO saat wabah flu burung merebak di Indonesia beberapa tahun silam. Dia mampu menang melawan WHO dan berhasil mereformasi, sehingga tidak terjadi pembelian massal vaksin untuk flu burung dan pandemi berhasil diselesaikan di tangan Siti Fadilah kala itu.

"Saya membuktikan virus flu burung tidak menular dan tidak perlu vaksin. Saya stop flu burung, tidak dengan vaksin," tegas dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya