Agar Warga Tak Salah Paham, Pemerintah Diminta Jelaskan Pengertian Resesi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Kamis 05 November 2020 15:46 WIB
Foto: Ilustrasi. dok.Okezone
Share :

JAKARTA - Pengamat sosial dari Universitas Indonesia (UI) Rissalwan Habdy Lubis meminta pemerintah untuk menjelaskan pengertian resesi kepada masyarakat luas. Hal itu diperlukan agar warga tak salah paham.

Dia menilai, saat ini mayoritas masyarakat mempersepsikan resesi itu seperti krisis moneter (krismon) pada 1998 silam.

"Orang yang tingkat pendidikannya menengah ke bawah mereka nggak tahu apa itu resesi. Yang mereka tahu resesi itu kesulitan ekonomi. Kalau saya melihat efek pada publik luas adalah dampak psikologis yang seolah-olah kembali ke tahun 98. Padahal kondisinya berbeda," kata Rissalwan saat dihubungi Okezone, Kamis (5/11/2020).

Ia menerangkan, resesi dan krismon merupakan dua hal yang berbeda. Menurut dia, pengalaman pahit krismon pada 1998 lalu membuat masyarakat khawatir bahwa peristiwa kelam tersebut bisa kembali terulang.

"Orang akan cenderung itu misalnya bisa menjarah lagi, ada kekhawatirnya gitu. Dan ada sebagian orang lagi, mungkin ini momen yang tepat untuk mengerahkan gerakan massa untuk mendapat keuntungan. Karena kan sekarang kondisi ekonomi lagi buruk," ujar Rissalwan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya