WASHINGTON - Kantor Penasihat Khusus Amerika Serikat (AS) telah membuka penyelidikan atas dugaan penggunaan Gedung Putih sebagai pusat komando oleh tim kampanye Trump yang dianggap melanggar undang-undang federal. Hal itu diungkapkan kata Perwakilan Demokrat Bill Pascrell pada Kamis (5/11/2020).
Dalam sebuah pernyataan, Pascrell mengatakan pengawas federal menanggapi seruannya untuk melakukan penyelidikan. Dia mengatakan bahwa sebuah unit khusus "telah membuka penyelidikan atas tuduhan ini untuk menentukan apakah Undang-undang Hatch telah dilanggar."
BACA JUGA: Pilpres Belum Juga Bisa Tentukan Presiden, Ini Reaksi Musuh dan Sekutu AS
Undang-undang Hatch adalah undang-undang federal yang melarang pegawai sipil di cabang eksekutif pemerintah federal, kecuali presiden dan wakil presiden, untuk terlibat dalam beberapa bentuk aktivitas politik. Undang-undang ini disahkan pada 1939 dan telah diamandemen pada 2012.
Presiden Donald Trump memantau hasil penghitungan pemilihan di ruang tamu kediaman Gedung Putih pada Selasa (3/11/2020), kemudian berbicara kepada sekitar 200 pendukung yang berkumpul di Ruang Timur.
Pascrell telah meminta penasihat khusus, Henry Kerner, untuk menyelidiki laporan yang menunjukkan bahwa Trump menggunakan ruang di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower yang berdekatan, di kompleks Gedung Putih, sebagai "ruang perang" kampanye.
Anggota parlemen dari New Jersey itu mengatakan Trump juga diharapkan akan diberi pengarahan di kediaman Gedung Putih dan Kantor Oval sepanjang hari oleh pejabat kampanye, yang menurutnya membuat pejabat cabang eksekutif berisiko melanggar hukum federal.
Gedung Putih telah membantah adanya pelanggaran hukum federal.
BACA JUGA: Berpidato di Konvensi Nasional Partai Republik, Menlu AS Picu Desakan Investigasi
"Baik aktivitas resmi pejabat Administrasi, maupun aktivitas politik apa pun yang dilakukan oleh anggota Administrasi, dilakukan sesuai dengan Hatch Act," kata Juru Bicara Judd Deere.
Belum ada komentar dari Kantor Penasihat Khusus mengenai penyelidikan tersebut.
Pascrell mengatakan kantor Penasihat Khusus mengatakan kepadanya bahwa "tidak dikonsultasikan (oleh kampanye Trump atau Gedung Putih) tentang keputusan untuk menggunakan ruang di dalam Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower sebagai 'ruang perang' kampanye.”
Bulan lalu badan tersebut meluncurkan penyelidikan atas pidato Menteri Luar Negeri Mike Pompeo di Konvensi Nasional Partai Republik pada Agustus, dan tahun lalu merekomendasikan pemecatan penasihat senior Trump saat itu Kellyanne Conway karena pelanggaran berulang.
(Rahman Asmardika)