Korban baru sadar, ternyata gelang yang dilepas di tangan kirinya sudah hilang, kemudian korban berlarian keluar rumah namun pelaku tidak, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan tetangga yang sempat mencari pelaku namun tidak ketemu.
"Pak RT sempat keliling komplek, tapi tidak ketemu lagi. Yang dia bawa gelang emas saya dua dan odol tadi. pelaku perempuan ini pakai masker terus, badannya sedikit gemuk dan laki-laki tinggi," ungkapnya.
Setelah kejadian ini, korban telah melapor ke Polsek Koto Tangah. Laporan korban telah diterima dengan bukti surat tanda penerimaan pengaduan bernomor STTP/174/XI/2020/Sektor.
Sementara itu, Ketua RT Maswandi mengatakan saat kejadian, korban diketahui didatangi dua orang pelaku yaitu perempuan dan laki-laki di kediamannya.
"Satu pelaku masuk, ngomong seperti orang biasa. Saya kira sudah kenal, jadi saya tidak merasa was-was. Pas korban keluar, baru ngomong tertipu saya pak, dikejar gimana lagi sudah kabur," katanya.
Kata Maswandi, ciri-ciri pelaku perempuan dengan tekstur tubuh sedikit gemuk dan laki-laki berbadan tinggi. Pasangan ini mengendarai sepeda motor Honda Vario.
Dua pelaku ini telah beberapa kali bolak-balik keliling kompleks. Bahkan sebelum kejadian, korban sempat olahraga dengan berjalan mengelilingi area kompleks.
"Saya lihat pelaku sudah beberapa kali bolak balik kompleks. Saya lihat pas buang sampah, tapi ya saya kira tamu keluarga korban," tuturnya.
(Awaludin)