Doffie melanjutkan, terbongkarnya kasus ini bermula saat pihaknya menyelidiki sejumlah warga alami gejala muntah setelah mengkonsumsi madu. Usut punya usut madu merupakan palsu milik AS (24), yang merupakan warga lebak.
Melalui undercover buy layaknya penangkapan narkoba, Kanit Indag Subdit 1 Polda Banten, AKP Andika Urrasyidin menelusuri hingga membawanya kembali ke Kembangan, Jakarta Barat.
Disitu ia menemukan pabrik yang dikelola MS dan karyawannya TM (35). Pabrik ini memproduksi madu dengan jumlah banyak.
(Awaludin)