JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengomentari desakan sejumlah pihak yang meminta Pemprov DKI Jakarta mencabut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota.
Ariza memahami kondisi psikologis masyarakat yang lelah dalam berperang melawan pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Selain itu, warga juga menyayangkan adanya kerumunan massa dalam acara yang digelar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
"Ya jadi kami memahami, mengerti, imbauan, saran, masukan, dan keinginan teman-teman di sektor pariwisata yang ingin supaya unit usaha pariwisata dibuka. Sesungguhnya tugas pemerintah adalah memastikan kesehatan dan keselamatan dari warga Jakarta. Untuk itu kami mengambil berbagai kebijakan, sesuai juga dengan arahan Pak Presiden utamakan kesehatan dan keselamatan warga," kata Ariza saat dihubungi, Selasa (17/11/2020).
Dia membenarkan saat ini terdapat suara warga yang ingin PSBB di Ibu Kota segera dicabut. Di sisi lain, terdapat pula usulan warga yang ingin PSBB kembali diperketat.
Ariza menerangkan, saat ini hampir seluruh bangsa di dunia fokus dalam penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19). "DKI Jakarta juga demikian. Sesuai arahan Pak Presiden, makanya Pak Anies sebagai gubernur ikuti arahan Pak Presiden untuk memastikan warga Jakarta sehat dan ekonomi bisa bergerak tumbuh," tutur dia.
Baca Juga : Klarifikasi Anies Baswedan soal Hajatan Habib Rizieq Dituangkan Jadi 23 Halaman
Pemprov DKI Jakarta, fokus dalam menjaga keseimbangan antara sektor kesehatan dan sektor ekonomi dalam penanganan pandemi Covid-19.
Menurut dia, Pemprov sudah membuka sektor ekonomi, hingga pariwisata secara bertahap mulai perhotelan, restoran, hingga mal.
"Hampir semua sektor pariwisata dibuka tinggal beberapa sedikit saja. Sekarang resepsi pernikahan sudah dibuka apa yang belum dibuka cuma live musik saja. Konser belum di buka, karoke belum dibuka, yang lain-lain sesungguhnya sudah dibuka gitu loh," kata dia.
(Angkasa Yudhistira)