Karena terlihat gaduh para pengendara yang mengejar pelaku, sejumlah polisi beserta petugas dinas perhubungan yang sedang mengatur jalan ikut mengejar pelaku. Karena terpojok, salah satu pelaku menodongkan pistolnya untuk menakut-nakuti.
"Karena anggota kita saat itu sedang sibuk mengatur lalu lintas, ada petugas dinas perhubungan juga. Karena ramai, akhirnya anggota kita mengejar pelaku. Akhirnya kedua pelaku bisa diringkus. Setelah dicek, ternyata pistol itu berjenis air soft gun," ungkapnya.
Kedua pelaku yang diringkus berinisial AS (37) dan WA (45). Sedang kedua pelaku lainnya yang berperan memberi informasi ban kempes kepada korban berhasil kabur. Keduanya berinisial AL dan SU. Akibat emosi, AS dan WA sempat menjadi sasaran amuk massa. Beruntung petugas bisa melerai dan mengamankannya ke Mapolsek Ciputat Timur.
"Barang bukti ada dua buah tas jinjing yang berisikan barang milik korban, satu pistol air soft gun merek sig sauer P226, dan satu sepeda motor pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku mengakui memang sudah beberapa kali beraksi di wilayah Ciputat," tandasnya.
(Awaludin)