Catatan tersebut, kata dia, bukanlah berarti menganjurkan agar sekolah dibuka kembali tanpa mempertimbangkan protokol kesehatan. Tetapi yang menjadi poin adalah bagaimana bisa mengembangkan, menciptakan rangka medium dalam metode pembelarajan alternatif yang bisa turut berkontribusi bagi anak-anak.
Hal ini penting untuk memastikan perkembangan anak- anak tanpa mengorbankan kesehatan fisik, mental, dan kebahagiaan mereka.
"Dalam hal inilah, kami ingin berkontirbusi pada acara-acara alternatif dalam proses pembelajaran dan pengembangan karakter anak yang sesuai dengan tugas dan fungsi pokok BPIP dalam pembinaan ideologi Pancasila memperkenalkan Pancamain Indonesia," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)