"Rumah itu dibeli dari H. Sudarja yang merupakan orang terkaya di Kampung Pamoyanan. Halaman belakangnya ada lebih dari setengah lapangan bola," tuturnya kepada SINDOnews, Sabtu (28/11/2020).
Terkait keseharian wali kota, dirinya tidak terlalu mengenal dekat karena jarang keluar dari kediamannya. Paling kalau ada undangan warga, baru keluar dan menyapa ke warga. Kebanyakan aktivitas dilakukan di dalam rumah, dan ketika ada rapat dinas banyak tamu yang datang sampai mobil banyak parkir di depan gang.
"Wah, kalau ada kegiatan atau rapat penuh, mobil parkir sampai di pinggir jalan. Kadang ada warga yang kesal juga karena mobil mereka jadi susah keluar," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)