JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 tinggal hitungan hari. Pada 9 Desember mendatang, masyarakat yang tinggal di 270 kabupaten/kota dan provinsi bakal menggunakan hak politik untuk memilih kepala daerah.
Voxpol Center Research and Consulting baru-baru ini merilis terkait data pasangan calon yang berkontestasi pada Pilkada tentang persepsi dalam upaya memberantas korupsi. "Praktik korupsi dipastikan akan merongrong pelayanan publik dan menghabiskan anggaran negara dengan mengalihkannya ke tangan elite politik yang korup,” ungkap Direktur Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/11/2020).
Baca Juga: Bawaslu Rekomendasikan Coklit Ulang DPT Pilkada 2020, Ini Alasannya
Karena itu, sambung Pangi, pemberantasan korupsi merupakan salah satu agenda yang sangat mendasar untuk memastikan tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan. Sehingga, dibutuhkan komitmen yang kuat dan rekam jejak calon pemimpin terkait agenda pemberantasan korupsi. "Kepala daerah ke depannya harus memimpin orkestra pemberantasan korupsi,” terangnya.
Dia mencontohkan pada Pilkada Sumatera Barat, data terbaru Voxpol Center Research and Consulting tentang persepsi terhadap upaya pemberantasan korupsi menunjukkan 21,8% masyarakat Sumatera Barat percaya bahwa Mahyeldi-Audy Joinaldy adalah sosok yang paling berani memberantas korupsi.