Pengamat Nilai FPI Masih Setia dengan NKRI

Mohamad Yan Yusuf, Jurnalis
Selasa 08 Desember 2020 15:27 WIB
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (foto: Okezone.com/Arif)
Share :

Termasuk mengenai soal Radikal, arti kalimat itu, lanjut Ridlwan tak bisa disebutkan bila FPI sebagai kelompok radikal. Terlebih kelompok radikal sendiri belum didefinisikan secara pasti di Indonesia.

Karena itulah, ia lantas meminta President untuk membentuk Badan Nasional Penanggulangan Radikalisme. Sebab melalui badan ini akan terlihat ciri ciri orang Radikal, termasuk kriterianya.

“Nah soal kerumunan orang saat HRS pulang, bagi saya bukan disebut Radikal,” terangnya.

Sementara mengenai soal kasus penembakan siapa yang bersalah. Ridlwan meminta masyarakat lebih cerdas, dan menunggu hasil penyidikan tim pencari fakta rampung.

“Timnya ini harus netral, bisa dari DPR, Komnas Ham, atau Kompolnas,” tutupnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya