LAMONGAN - Jumlah Anggota DPRD Lamongan yang terpapar Covid-19 kembali bertambah jadi 16 orang, berdasarkan hasil 3 kali tes swab. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 10 orang.
Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan, dr. Taufik Hidayat mengatakan, total 81 orang mengikuti tes swab, 24 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.
"Totalnya 24 anggota dan staf setwan. Total swab 81. Dengan rincian 16 anggota dewan dan 8 staf setwan," katanya.
Aris Wibawa, Sekretaris dewan menyebutkan, terdapat 7 anggota dewan yang tidak mengikuti 3 kali swab tes yang di fasilitasi Setwan. Tes tersebut tidak hanya bagi anggota DPRD saja, namun juga untuk seluruh penghuni gedung DPRD.
"Ada 7 orang yang tidak mengikuti swab tes, Setwan sudah tidak mau memfasilitasi swab lagi mas. Cukup tiga kali saja. Kalau swab biar mereka lakukan secara mandiri," imbuhnya.
Baca juga: Dekati Standar WHO, Jumlah Testing Covid-19 di Indonesia Capai 96,35 persen
Menurut Aris, sejak diketahui ada anggota dan staf yang positif Covid-19, pihaknya memberlakukan Work From Home (WFH) bagi seluruh staf dan anggota dewan guna memutus mata rantai penyebaran virus.
"Ini sudah seminggu kita WFH, saya juga WFH sekarang, untuk kehadiran seperti biasa kita masih melihat sikon terlebih dahulu," lanjutnya.
Kemudian, salah satu anggota DPRD Lamongan, Hamzah Mansyuri mengatakan, ia tidak mengetahui secara pasti jumlah total yang terpapar Covid-19, ia hanya diberi tahu tentang hasil tes swabnya.
"Saya negatif, dari kemarin sejak swab saya tidak diberi tahu hasil keseluruhan, ternyata yang positif tidak diberitahukan kepada yang negatif," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)