Kasat Lantas Polres Baubau, AKP Sugiri mengatakan, aktraksi mengangkat ban motor bagian depan atau freestyle ini kerap dilakukan oleh pengendara di Baubau, “Umumnya pengedara tersebut remaja. Mereka punya komunitas sendiri,” kata Sugiri, Minggu (13/12/2020.
(Baca jgua: Tawuran Pemuda Bersenjata Tajam Pecah di Baubau)
Setelah mereka melakukan freestyle, para remaja itu kemudian mengunggahnya di media sosial instagram mereka. Tidak main-main, jumlah pengikut mereka pun bisa mencapai 21,9 ribu followers.
Satlatas mengimbau pengendara untuk tidak melakukan aksi freestyle seperti ini. “Aapalagi menggunakan jalan raya. Karean bisa berakibat fatal bagi diri sendiri , apalagi orang lain,” kata Sugiri.
(Donatus Nador)