Baca Juga : KPK Perpanjang Penahanan Edhy Prabowo dan Empat Tersangka Suap Benih Lobster
Bartholomeus menegaskan, perintah dari Napoleon disampaikan secara lisan. Selepas mendapat perintah, Bartholomeus langsung mengecek di sistem interpol. Ternyata Bartholomeus tidak menemukan nama Djoko Tjandra di daftar red notice.
"Pada saat kami diperintahkan mengecek, kemudian kami mengecek, hasilnya tidak ada. Kemudian kami melaporkan ke Beliau (Napoleon Bonaparte) bahwa red notice Djoko Tjandra tidak ada di alat (sistem)," tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)