Diketahui, berdasarkan data dari Pemkot Bekasi, saat ini angka positivity rate di Kota Bekasi mencapai 14,57% pada pekan kedua Desember 2020. Jumlah itu didapat dari 5.778 sampel dengan angka positif sebanyak 842 kasus.
Angka kasus positif itu terus berfluktuasi sejak pekan pertama November. Jumlah kasus positif yang mencolok terjadi pada pekan keempat November dan awal Desember.
Data itu juga menunjukkan, pada pekan terakhir November ada 7.353 sampel yang dihimpun oleh Satgas Covid-19 Kota Bekasi, hasilnya ada 903 kasus yang positif.
Selanjutnya, satu pekan setelahnya, Pemkot Bekasi menambah jumlah sampel yang dites menjadi sebanyak 7.899 sampel, hasilnya ada 1.102 yang positif.
"Positif rate kita masih berfluktuasi, tiap pekan beda-beda. Tapi kita sudah jalankan sampel per pekan itu di atas standar WHO yakni satu persen dari jumlah penduduk, kita sudah tes lebih dari itu," ujar Dezy.
Adapun, dari Maret hingga 16 Desember 2020, Pemerintah Kota Bekasi sudah menggunakan 99.962 PCR-kit termasuk untuk pengulangan swab pada pasien positif. Dengan jumlah PCR-kit yang terpakai itu, hasilnya ada 19.261 sampel yang positif.
(Awaludin)