PA 212 Harap Komnas HAM Independen Usut Tewasnya 6 Laskar FPI

MNC Portal, Jurnalis
Senin 21 Desember 2020 17:49 WIB
Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif. (Foto : iNews)
Share :

JAKARTA - Tim kuasa hukum keluarga enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas dalam insiden adu tembak di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek menyambangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Senin (21/12/2020) pagi. Dalam lawatannya, mereka turut didampingi sejumlah tokoh nasional.

Tujuan kedatangan mereka untuk memberikan bukti kuat dan penjelasan seputar penembakan yang menimpa Laskar FPI saat mengawal Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

"Hari ini tim pengacara dan enam keluarga korban hadir. Pengacara menyerahkan beberapa data yang kita miliki dari investigasi di lapangan, sekaligus keluarga korban hal yang terjadi terhadap keluarga korban," kata Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020).

Dalam lawatannya, Slamet berharap pengusutan yang dilakukan Komnas HAM dapat berjalan lancar. Nantinya, sambung Munarman, dari hasil tersebut diharapkan juga akan ditemukan aktor intelektual dan eksekutor dari penembak enam Laskar FPI.

"Kita berharap Komnas HAM bekerja independen tidak terpengaruh pihak manapun, adil sehingga kasus ini bisa diungkap pada publik dan apa yang diharapkan keluarga korban bisa tersampaikan untuk bisa ditemukan siapa aktor intelektual dan eksekutor di balik pembunuhan enam syuhada," ucapnya.

Baca Juga : Usai Bertemu Keluarga 6 Laskar FPI, Komnas HAM Komitmen Terus Lakukan Investigasi

Dia menjelaskan, salah satu alasan dihadirkannya pihak keluarga dari enam laskar adalah untuk menceritakan kondisi jenazah yang dilihat secara langsung. Menurutnya, pihaknya turut menyampaikan apa saja yang dialami para anggota laskar sebelum dan pasca kejadian.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya