Ketegasan pendirian serta sikap bijak dan hati-hati Muladi itu, tutur Yusril, menjadi teladan baginya. "Beliau pekerja keras dan menyelesaikan tugas2 tepat waktu. Beliau memberikan nasehat kepada saya waktu serahterima jabatan Menteri Kehakiman akhir 1999 agar saya tetap bijak dan obyektif," cuit Yusril.
"Kini Prof Muladi telah tiada. Kita kehilangan tokoh besar bangsa dan negara serta ilmuwan hukum yang sangat berwibawa. Usia manusia ada batasnya. Segala yang bernyawa akan mati. Kita semua akan kembali kepadaNya...," pungkas cuitan Yusril.
(Fahmi Firdaus )