Uji Rekonstruksi, Komnas HAM: Detailkan Peristiwa Bentrokan Laskar FPI-Polisi

Muhamad Rizky, Jurnalis
Senin 04 Januari 2021 18:06 WIB
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara (Foto: Fahreza Rizky)
Share :

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menggelar uji rekonstruksi bersama kepolisian terkait bentrokan Front Pembela Islam (FPI) dan polisi yang berujung tewasnya 6 anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara menjelaskan, uji rekonstruksi tersebut dilakukan untuk melengkapi penyelidikan peristiwa bentrokan FPI dan polisi. "Tadi rekon secara umum bagaimana kejadian di TKP, termasuk juga mendetailkan seperti apa yang terjadi (dalam bentrokan)," kata Beka di Kantor Komnas HAM, Senin (4/1/2021).

Salah satu yang dipastikan lagi dalam rekonstruksi tersebut kata Beka, terkait urut-urutan kejadian pada malam bentrokan tersebut. "Lengkap siapa yang ada di barisan terakhir, tengah, terus tindakannya apa yang diambil temen-temen kepolisian sampai kemudian ke Rumah Sakit Polri," ujarnya.

Baca Juga:  Keluarkan Telegram, Kapolri Pastikan Dukung Kebebasan Pers Terkait Maklumat soal FPI

Kendati begitu kata Beka, pihaknya belum bisa menarik kesimpulan dalam perkara tersebut. Komnas Ham masih akan melengkapi konstruksi peristiwa agar objektif dan sesuai dengan fakta di lapangan.

"Jadi, tidak ada kesimpulan sampai hari ini belum ada, kita masih menulis timelinenya.

Setelah ini kami akan melakukan analisa dan menyimpulkan peristiwanya dan menyampaikan kepada publik," tandasnya.

Sebagai informasi, bentrokan FPI dan polisi terjadi pada Senin 7 Desember 2020 dini hari lalu di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Akibatnya sebanyak enam anggota laskar FPI tewas ditembak. Berdasarkan rekonstruksi yang dilakukan pihak kepolisian pada Senin 14 Desember dini hari lalu, digambarkan bahwa anggota laskar FPI melakukan peneyerangan dan melakukan penembakan. Namun, menurut polisi rekonstruksi tersebut belum final.

Baca Juga:  FPI Berganti Nama Jadi Front Persaudaraan Islam, Logo dan Atribut Diluncurkan Pekan Ini

Di sisi lain, ada perbedaan keterangan antara polisi dan pihak FPI dalam kejadian tersebut. FPI sebelumnya membantah anggota laskar menyerang dan menembak polisi terlebih dahulu.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya