Atas dasar itu, pihaknya masih melakukan investigasi internal apa yang beredar di media social tersebut. Untuk mendalami temuan tersebut, Oka menyebutkan pihaknya telah memeriksa tiga petugas.
"Kalau sejauh ini baru tiga orang. Kalau di kami itu pemeriksa dokumen, Avsec gitu. Yang bertugas di SCT. Cuman namanya masih kita kembangkan terus ya," terang Oka.
Oka menambahkan, jumlah tersebut masih bisa akan terus bertambah ke depannya seiring proses penyelidikan yang masih dilakukan.
"Nanti pun bukan tidak mungkin akan nambah lagi karena kita akan sebanyak mungkin untuk mencari informasi. Termasuk di internal Sriwijaya juga sama sedang melakukan penyelidikan internal terhadap petugas check in-nya, petugas yang ground handling-ya dan semualah pokoknya yang terkait," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)