Korban Meninggal Covid-19 Global Tembus 2 Juta, Nyawa Melayang Tiap 8 Detik

Antara, Jurnalis
Sabtu 16 Januari 2021 16:13 WIB
Foto: Okezone.
Share :

LONDON - Jumlah korban meninggal Covid-19 di seluruh dunia mencapai lebih dari dua juta pada Jumat (15/1/2021), menurut hitungan Reuters. Angka itu tercapai di saat semua negara di belahan bumi sedang berupaya mendapatkan berbagai macam vaksin dan mendeteksi varian baru Covid-19.

Sembilan bulan lamanya bagi dunia untuk mencatat satu juta kematian pertama COVID-19, tetapi hanya dalam tiga bulan jumlahnya meningkat menjadi dua juta kematian. Kondisi itu menggambarkan percepatan tingkat kematian.

BACA JUGA: Dandani Hewan dengan Pakaian Nazi, Sirkus Rusia Picu Kemarahan

Hingga 2021, rata-rata jumlah kematian Covid-19 di atas 11.900 per hari, yang berarti satu nyawa melayang setiap delapan detik, menurut hitungan Reuters.

"Dunia kita berada di titik tonggak sejarah yang menyayat hati," kata Sekjen PBB Antonio Guterres melalui pernyataan.

"Di balik jumlah yang mengejutkan ini terdapat nama dan wajah: kini senyuman hanyalah tinggal kenangan, kursi selamanya kosong di meja makan, ruangan bergema dengan kesunyian orang terkasih," katanya, seraya menyerukan lebih banyak koordinasi dan pendanaan global untuk upaya vaksinasi.

Hingga April, jumlah kematian Covid-19 global dapat mendekati 2,9 juta, menurut perkiraan Institute for Health Metrics and Evaluation.

Mengingat betapa cepatnya virus menyebar karena varian yang lebih menular, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kemungkinan hal terburuk yang akan terjadi.

BACA JUGA: Joe Biden Akan Anggarkan 2 Triliun Dolar untuk Tangani Krisis Akibat Covid-19

"Kita memasuki tahun kedua saat ini. Itu bahkan bisa lebih sulit mengingat dinamika penularan dan sejumlah masalah yang sedang kita alami," kata pejabat kedaruratan WHO, Mike Ryan, Rabu (13/1/2021).

AS melaporkan jumlah kematian Covid-19 tertinggi, yaitu di atas 386.000, dan mencatatkan satu dari setiap empat kematian yang dilaporkan di seluruh dunia setiap harinya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya