Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Sri Heviayana menjelaskan, kebutuhan plasma darah di Kabupaten Cirebon cukup tinggi. Bahkan stoknya selalu habis. Sebab, plasma darah yang diproduksi oleh PMI Kabupaten Cirebon, bukan hanya digunakan untuk pasien di Kabupaten Cirebon saja.
Dia menambakan, hingga saat ini sebenarnya banyak penyintas Covid-19 yang mau mendonorkan plasma darahnya. Akan tetapi, tidak semuanya lolos kriteria. Ia mencontohkan, dari empat orang calon pendonor, tiga di antaranya tidak memenuhi kriteria sebagai pendonor plasma darah. .
"Bagi penyintas Covid-19 yang sudah sembuh selama dua minggu, silakan melakukan donor plasma darah," ujar Heviyana.
(Qur'anul Hidayat)