Begini Reaksi Warganet Soal Program Tilang Elektronik Kapolri

Bima Setiyadi, Jurnalis
Kamis 21 Januari 2021 11:36 WIB
Polisi lalu lintas menilang sejumlah pengendara, beberapa waktu lalu.(Foto:Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Calon Kapolri Komisaris Jenderal Listyo Sigit ingin mekanisme tindakan langsung (tilang) terhadap pelanggar lalu lintas dilakukan dengan sistem elektronik atau Elektronik Tilang Low Enforcement (ETLE).

Beragam komentar warganet menyambut baik program Kapolri, namun ada juga yang menganggap program tersebut belum siap diterapkan.

" Tilang elektronik Lebih efektif... Denda tilang dibayar saat pembayaran pajak atau perpanjangan STNK.... Tidak ada lagi " Damai ".....," tulis akun Abvfarrand yang dikutip Kamis (21/1/2021).

Baca Juga: Ini Alasan Listyo Sigit Hapus Tilang di Jalanan

"Bagus kalo dijadiin tilang elektronik, biar gak ada polisi "laper" lagi. Mereka tau citra mereka buruk di masyarakat wkwkwkwkwk," sambung akun @_carapheermalia.

Namun, pakar Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando menilai bahwa apabila sistem oengawasan elektronik diberlakukan dengan kondisi saat ini, mentalitas warga tidak siap menerimanya.

Baca Juga: DPR Tunggu Realisasi Kinerja 100 Hari Listyo Sigit Setelah Jadi Kapolri

"KAPOLRI bilang pengawasan lalu lintas akan diserahkan pada sistem pengawasan elektronik. Polisi nggak perlu lagi menilang di jalan. Bagus sih. Tapi kalau masih seperti sekarang, mentalitas warga masih nggak siap rasanya," cuit akun@adearmando.

Cuitan Ade Armando pun dibalas beragam komentar. Warganet menilai penerapan ETLE tidak harus menunggu masyarakat siap. "Lanjuuuttt Jangan nunggu masyarakat siap.

POLRI dan Seluruh aparat NEGARA harus siap dulu . Transparant.Tilang juga aparat2 yg mentang2

Apalagi yg pakai pengawal Ambulance Juga harus Tertib Jangan bawa Batu dan sarana demo Pastikan 2021 sdh Selesai Otomatis Rakyat ikut," tulis akun @tokpitut.

"Itu suatu langkah Pertama yang Cerdas Bang. Dimana Akan Menunjukkan Sikap Positif dalam Bekerja. Tinggal Sosialisasi nya dan Teknis nya yg akan di Terapkan Bagaimana Kedepannya," balas akun @fransoki07

Penerapan ETLE sudah berlangsung di Jakarta. Hingga September 2020, jumlah kamera elektronik tilang di Jakarta sudah berjumlah 57 kamera yang tersebar di berbagai jalan protokol. Rencananya polisi menargetkan ada 105 kamera e-TLE yang terpasang pada 2020. Tapi rencana itu tertunda karena pandemi Covid-19 dan PSBB. Dalam penerapannya, banyak masyarakat yang menggunakan plat nomor polisi palsu untuk mengelabui kamera elektronik tilang tersebut.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya