Vietnam Laporkan Wabah Covid-19 Pertama dalam Hampir Dua Bulan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 28 Januari 2021 16:03 WIB
Foto: Reuters.
Share :

HANOI - Vietnam mengonfirmasi wabah pertama virus corona dalam hampir dua bulan pada Kamis (28/1/2021), memperingatkan wabah kali ini bisa lebih serius daripada gelombang infeksi sebelumnya. Pihak berwenang Vietnam segera mengambil tindakan untuk menahan penyebaran dan menguji puluhan ribu orang.

Kementerian Kesehatan Vietnam melaporkan dua kasus yang ditularkan secara lokal, yang pertama di negara itu dalam 55 hari. Salah seorang pasien yang terpapar diuji positif di Jepang untuk virus corona varian B.1.1.7 Inggris yang lebih menular.

BACA JUGA: Vietnam Laporkan Kasus Pertama Varian Baru Covid-19 

Jumlah 83 infeksi yang diumumkan pada Kamis, merupakan rekor baru infeksi harian untuk Vietnam yang telah secara efektif menutup perbatasannya dan menghindari epidemi yang lebih besar. Sebelumnya negara itu mencatat lebih dari 1.550 kasus dan 35 kematian sejak virus pertama kali terdeteksi.

Wabah terbaru, yang dideteksi di Provinsi Hai Duong dan Quang Ninh dekat Ibu Kota Hanoi, adalah yang terbesar di Vietnam sejak sebuah klaster muncul di pusat Kota Danang pada Juli, dan dengan cepat menyebar ke sebagian besar wilayah negara, yang menyebabkan kematian akibat virus corona pertama.

"Kami pikir wabah di Hai Duong akan lebih buruk daripada di Danang," kata Menteri Kesehatan Nguyen Thanh Long pada pertemuan mendesak di sela-sela Kongres Partai Komunis Vietnam.

"Kami akan mengambil puluhan ribu sampel untuk diuji hari ini," katanya dalam pertemuan tersebut, menurut rekaman audio yang dilansir Reuters.

Long mengatakan Vietnam sejauh ini belum melihat begitu banyak tes yang hasilnya positif: total 72 dari 138 orang telah melakukan kontak dengan salah satu dari dua kasus baru yang dilaporkan pada Kamis pagi dinyatakan positif terkena virus, kata Long.

BACA JUGA: Terinspirasi Pembantaian di Chirstchurch, Remaja Singapura Rencanakan Serang Masjid

Wabah itu akan menjadi kejutan bagi Vietnam, yang, karena tindakan karantina, pengujian dan pelacakan yang ketat, telah menjaga virus tetap terkendali, menjadikannya tiga tempat teratas dalam survei tentang seberapa baik negara-negara menangani pandemi.

Sebuah desa dan pabrik elektronik dikunci pada Kamis, dengan 2.340 pekerja dikarantina di Hai Duong dan upaya pelacakan kontak besar-besaran diluncurkan.

Upaya penahanan bisa menjadi rumit dengan periode liburan Tahun Baru Imlek yang akan datang, ketika pertemuan besar di dalam ruangan biasa terjadi.

Wabah juga datang pada saat yang canggung bagi Partai Komunis Vietnam yang berkuasa, karena ia mengadakan pertemuan paling penting, di mana kepemimpinan nasional baru akan diputuskan.

“Kami telah mengalami masalah seperti itu berkali-kali sehingga kami harus tetap tenang,” kata Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc pada pertemuan darurat, Kamis. Phuc menyerukan tindakan tegas tetapi tidak menyebabkan kepanikan.

Gelombang pertama infeksi Covid-19 di Vietnam telah diselesaikan pada April, dan negara itu menjalani hampir 100 hari tanpa penularan lokal sampai munculnya wabah di Danang.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya