BEKASI - Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi menyebutkan, tingkat ketersediaan atau okupansi ruang isolasi pasien Covid-19 di wilayah tersebut hanya tersisa 15 persen. Hal itu terjadi lantaran jumlah warganya yang terpapar virus corona terus bertambah dalam beberapa pekan terakhir.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, ketersediaan ruang isolasi Covid-19 dari total 50 rumah sakit di wilayahnya yang sudah terisi mencapai 85 persen.
"85 persen dari total 650 tempat tidur yang ada di 50 rumah sakit. Ini di atas angka normal," katanya, Jumat (29/1/2021).
Untuk itu, kata Alam, pihaknya akan menambah kapasitas tempat tidur ruang isolasi di sejumlah rumah sakit guna mengantisipasi bertambahnya pasien katagori sedang dan berat yang akan menjalani perawatan intensif.
"Sudah ada rumah sakit akan menambah bed untuk isolasi dengan ventilator maupun tanpa ventilator," ujarnya.
Adapun rumah sakit itu di antaranya, RS Ananda di Kecamatan Babelan, RS Mitra Medika Narom Kecamatan Cikarang Barat, serta RS Karya Medika Kecamatan Tambun Selatan."Mereka ada yang menambah 20, ada yang 30 bed. Baik isolasi di ruang ICU maupun isolasi tanpa ICU," ungkapnya.
Baca Juga : Anak Pasien Covid-19 di Malang yang Pukul Petugas Pemulasaran Jenazah Ditangkap Polisi
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, sepanjang Januari 2021 terjadi penambahan kasus yang didominasi klaster keluarga. Sejumlah kecamatan seperti Cibitung, Babelan, Cikarang Selatan, dan Tarumajaya menjadi penyumbang terbanyak kasus positif dari klaster ini.