Min Aung Hlaing, Sosok Panglima di Balik Kudeta Militer Myanmar

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 02 Februari 2021 12:06 WIB
Panglima Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters)
Share :

Dari Prajurit Menjadi Politisi

Min Aung Hlaing mengambil alih militer pada 2011 saat Myanmar mulai melakukan transisi menuju demokrasi. Para diplomat di Yangon mengatakan bahwa pada awal masa jabatan pertama Suu Kyi pada 2016, Min Aung Hlaing telah mengubah dirinya dari tentara pendiam menjadi seorang politisi dan tokoh masyarakat.

Pengamat mencatat ia menggunakan platform Facebook untuk mempublikasikan kegiatan dan pertemuan dengan pejabat dan kunjungan ke biara. Akun resminya berhasil menarik ratusan ribu pengikut sebelum dicabut setelah serangan militer terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya pada 2017.

Sejumlah diplomat dan pengamat mengatakan kepada Reuters, Min Aung Hlaing mempelajari transisi politik yang terjadi di negara lain. Dia sudah banyak melakukan hal-hal untuk menghindari kekacauan seperti yang terjadi di Libya dan negara-negara Timur Tengah lainnya setelah perubahan rezim pada 2011.

Panglima Tertinggi tidak pernah menunjukkan tanda apa pun bahwa dia siap untuk menyerahkan 25 persen kursi militer di parlemen atau mengizinkan perubahan apa pun pada klausul dalam konstitusi yang melarang Suu Kyi menjadi presiden.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya