JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Renanda Bachtar mengungkap, salah satu orang yang diduga terlibat dalam upaya pengambilalihan paksa, atau kudeta kursi pimpinan partainya adalah Jhoni Allen Marbun.
"Johnny Allen Marbun," ungkap Renan saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (2/2/2021).
Baca juga: Kader Ungkap Ada 4 Faksi di Tubuh Partai Demokrat
Jhoni merupakan anggota DPR dari Partai Demokrat yang saat ini duduk di Komisi V. Ia bergabung dengan partai berlogo Mercy itu sejak 2002.
Renan tak ingin masalah kudeta pimpinan Demokrat dilihat sebagai masalah internal partai. Menurut dia, ini merupakan masalah oknum pejabat tinggi negara yang ingin mengambilalih kedaulatan partai.
Baca juga: Demokrat Bongkar Pertemuan Moeldoko di Lantai 28 Hotel Aston Rasuna
"Tapi tolong jangan melihat ini sebagai masalah internal partai "an sich". Tolong fokus lihat ini soal perilaku oknum pejabat tinggi negara yang ingin ambilalih kedaulatan partai yang sah dan dilindungi konstitusi negara," terangnya.
Hingga saat ini, MNC Portal masih mencoba mengkonfirmasi kepada Jhoni Allen Marbun terkait dugaan dirinya terlibat dalam mengkudeta pimpinan Partai Demokrat.
Sebagaimana diketahui, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada pejabat pemerintahan yang terlibat dalam upaya pengambilalihan paksa kursi yang didudukinya. Tak tanggung-tanggung, AHY menyebut orang itu berada di lingkaran dekat Presiden Jokowi.