Hal serupa ditegaskan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Karangkates Malang Mamuri yang menyatakan alat BMKG tidak merekam pergerakan atau suara dentuman misterius yang didengar banyak warga Malang raya dan sekitarnya.
"Berdasarkan data sensor sismic di Malang, Tretes, dan Gedangan pada rentang waktu pukul 24.00-03.00 WIB, tidak menunjukan peningkatan aktifitas kegempaan. Demikian pula dari data aktifitas sambaran petir juga tidak menunjukan anomali peningkatan. Jadi sampai saat ini kami masih belum jelas kepastian sumber suara dentuman tersebut," terang Mamuri.
Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 11.25 WIB, suara dentuman misterius masih terdengar di perumahan di Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Artinya sejak Selasa malam 2 Februari 2021 kemarin telah hampir 11 jam suara dentuman misterius itu terdengar.
(Awaludin)