Pintu Air Hulu-Hilir Jakarta Siaga 3, Hujan Lokal Masih Mengguyur

Bima Setiyadi, Jurnalis
Kamis 04 Februari 2021 18:14 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA- Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat berstatus waspada atau siaga 3. Dalam waktu enam jam kedepan, air akan sampai di pintu air Manggarai. Untuk wilayah lintasan sungai Ciliwung diminta waspada banjir.

Hal itu dituliskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui akun twiterrnya, Kamis (4/2/2021).

"Kronologis Kenaikan #TinggiMukaAir di Bendung Katulampa (Waspada/Siaga 3). Kamis, 04 Februari 2021, Pukul 17.00 WIB. #PeringatanDiniJKT #CepatResponJKT #JAKI #PerluTahu," tulis @BPBD dengan lampiran infografik kronologis kenaikan bendungan katulampa itu.

Pukul 16.00 WIB, TMA di bendung Katulampa berkisar sekitar 40 cm degan status normal dan siaga 4. Satu jam kemudian, TMA naik menjadi 100 cm dan berstatus waspada siaga 3. Kondisi cuaca di bendung masih gerimis.

Baca Juga: Bogor Hujan Deras, Bendung Katulampa Siaga 3

Antisipasi wilayah waspada lintasan sungai Ciliwung, yaitu Balekambang; Bali Mester; Baru; Bidara Cina; Bukit Duri; Cawang; Cikoko; Duren Tiga; Gedong; Jagakarsa; Jatipadang; Kalibata; Kalisari; Kampung Melayu; Kampung Tengah; Kebagusan; Kebon MAngga; Lenteng Agung; Manggarai; Pal Meriam; Pejaten timur; Pancoran; Pengadegan; Rawajti; Srengseng Sawah; dan TAnjung Barat.

"Upaya yang sudah dilakukan yaitu penyebaran informasi melalui DEWS, media sosial dan pemberitahuan keapda lurahdan camat," seperti yang dikutip dalam infografik tersebut.

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta melalui akun twiterrnya @dinasSDAJakarta juga memposting status TMA pukul 17.00 WIB. Selain bendung KAtulampa yang bersatus siaga 3, Pintu air pasar Ikan di Hilir pun berstatus siaga 3 dengan ketinggian -235/177.

"kondisi cuaca gerimis," tulis keterangannya.

Cuaca Jakarta sore ini masih terus diguyur hujan deras. Berdasarkan catatatn sebelumnya, DKI akan mengalami banir apabila ada kiriman dari hulu atau bendungan Katulampa, ditambah hujan lokal dan tingginya permukaan air laut di hilir utara Jakarta atau pintu air pasar ikan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, kondisi geografis Jakarta itu luas wilayahnya terdiri dari daratan rendah. Untuk itu ada tiga penyebab banjir di ibukota. Pertama, banjir akibat hujan lokal, kemudian banjir kiriman dari hulu dan ketiga karena air laut mengalami pasang atau banjir rob.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya