"Dari hari Rabu mulai berdatangan, pagi tadi juga ada satu lagi karangan bunga, dibawa pakai mobil box kecil, lalu disusun-susun sendiri di depan rumah," kata warga yang juga sebagai juru parkir Vihara Buddha Metta Arama itu di lokasi.
Adapun rata-rata isi dari karangan bunganya itu berupa bentuk dukungan dan semangat pada Moeldoko yang berasal dari berbagai pihak, khususnya organisasi masyarakat. Pasalnya, nama Moeldoko itu turut dikaitkan dalam isu kudeta yang terjadi di Partai Demokrat.
"Sejak pagi tadi dibalik-balikin sama Satpamnya, isinya yah begitu, dukungan semua," katanya.
(Awaludin)