Yusril Debat JK soal Demokrasi di Indonesia, Ada Apa?

Felldy Utama, Jurnalis
Sabtu 13 Februari 2021 12:05 WIB
Yusril Ihza Mahendra (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menyinggung sistem demokrasi Indonesia. Hal itu dia singgung saat mengutip pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

'Jika demokrasi tidak jalan, pemerintah akan jatuh' begitu pernyataan JK. Tetapi, Yusril memandang hal itu bisa juga terjadi sebaliknya, di mana jika demokrasi dijalankan maka negara yang akan runtuh. "Persoalan mendasarnya adalah, demokrasi yang bagaimana yang mau dijalankan. Dari dulu kita berdebat tidak habis-habisnya tentang konsep demokrasi kita," kata Yusril dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2021).

Baca Juga:  Dukung Vaksin Mandiri, JK: Ringankan Beban Pemerintah

Menurut dia, bongkar pasang konsep demokrasi tak selesai-selesai. Di mana, sistem dan rincian pelaksanaan Pemilu lima tahun sekali yang kerap dibongkar pasang, sistem kepartaian juga begitu. Kemudian, Pemerintahan daerah juga sama, bongkar pasang yang tak kunjung selesai-selesai. Pengelolaan kekayaan negara antara pusat dan daerah juga sama, bongkar pasang terus.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menilai bahwa konsep demokrasi akhirnya menjadi permainan kekuasaan untuk melanggengkan kekuasaannya sendiri. Di mana, siapa kuat, dia menang dan berkuasa. Siapa lemah akan kalah dan tersingkir.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya