" Ya, dalam segala hal, Sukarno terus meng-up-date restu sang bunda. Dalam hal apa pun…. Entah ketika mengawali pelajaran, ketika mengawali kehidupan berumah-tangga, ketika ini dan itu… restu bunda nomor satu,"bebernya.
Dokumen tutur dan foto menggambarkan, betapa tradisi sungkem dilakukan Sukarno dari kecil hingga akhir kehidupan sang bunda.
"Adalah takdir seorang putra, yang senantiasa wajib berbakti kepada ibu hingga putus usia. Itu pula yang dilakukan Bung Karno,"cetusnya.
(Khafid Mardiyansyah)