Butuh Puluhan Tahun untuk Pemulihan Hutan Terdampak Erupsi Merapi

Antara, Jurnalis
Rabu 03 Maret 2021 09:18 WIB
Gunung Merapi (Foto : BPPTKG)
Share :

SLEMAN - Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) menyatakan, pemulihan kerusakan hutan akibat terdampak erupsi Gunung Merapi, membutuhkan waktu yang cukup lama hingga puluhan tahun untuk bisa kembali menjadi hutan sekunder, hingga hutan sekunder tua.

"Pemulihan kerusakan hutan yang terdampak erupsi Gunung Merapi dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kerusakan. Ini membutuhkan waktu cukup lama hingga puluhan tahun," kata Kepala BTNGM Pujiati di Sleman, Rabu (3/3/2021).

Baca juga:  Pagi Ini, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Kali Sejauh 1,9 Km

Ia mencontohkan seperti pada kejadian erupsi besar Gunung Merapi pada 2010, yang berdampak sangat besar pula pada kerusakan hutan di lereng Merapi karena wilayah yang terdampak cukup luas dan material vulkanis yang menerjang hutan juga sangat banyak.

"Pada erupsi Merapi 2010, wilayah yang terdampak cukup luas, dan dampak paling berat di kawasan hutan wilayah Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman," katanya.

Baca juga:  Merapi Muntahkan Guguran Lava Sebanyak 7 Kali Sejauh 700 Meter

Menurut dia, hutan yang terdampak material panas erupsi Gunung Merapi membutuhkan waktu lama untuk kembali pulih, mulai dari proses pertumbuhan semak belukar hingga kembali menjadi hutan sekunder membutuhkan waktu puluhan tahun.

"Rentang waktu satu hingga dua tahun pascaerupsi, semak belukar dan pertumbuhan jenis pionir dimulai, kemudian tiga sampai lima tahun pascaerupsi pertumbuhan jenis pionir mulai menutup area terbuka. Enam sampai 10 tahun pertumbuhan semak belukar dan vegetasi jenis pionir menjadi hutan sekunder," katanya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya