WHO Minta Uji Klinis Vaksin Sinovac Diperpanjang 6 Bulan ke Depan

Arif Budianto, Jurnalis
Jum'at 05 Maret 2021 13:46 WIB
Vaksin Sinovac (Foto : Istimewa)
Share :

Dengan diperpanjangnya uji klinis fase 3 ini, maka nantinya akan diketahui kekuatan antibodi vaksin dari virus Covid-19. Karena, bila dilihat berdasarkan periode tiga bulanan, antibodi vaksin sinovac masih sangat tinggi, lebih dari 90%.

Baca Juga : Antisipasi Polri Cegah Vaksin Covid-19 Palsu Masuk ke Indonesia

Dia menyebutkan, jangka waktu kemampuan vaksin membentuk antibodi penting diketahui untuk merencanakan program vaksinasi. Seperti halnya vaksinasi divteri, dilakukan selama empat kali serta vaksin influenza lainnya yang daya tahannya tidak lebih dari dua tahun.

"Ini kan vaksin yang dihasilkan dari virus yang dimatikan, kemampuannya tidak mungkin seumur hidup. Maksimal satu tahun, dua tahun sudah tidak terlalu bagus lagi. Nah ini yang ingin kami ketahui," imbuh dia.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya