JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, program vaksinasi di tataran internasional diwarnai isu penemuan sindikat pemalsuan vaksin Covid-19. Hal ini berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum di Afrika Selatan dan China.
“Penting diketahui, pemalsuan vaksin merupakan tindak kriminal yang membahayakan masyarakat. Khususnya di tengah pandemi Covid-19,” katanya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (10/3/2021).
Dia memastikan, saat ini vaksin palsu belum ditemukan di Indonesia. Pasalnya pengadaan vaksin di Indonesia dilakukan dengan skema antar pemerintah.
“Hingga saat ini belum ditemukan sindikat pemalsuan vaksin Covid-19 di Indonesia. Hal ini disebabkan seluruh pengadaan vaksin Covid-19 di Indonesia dilakukan pemerintah dengan skema G to G atau antar pemerintah. Sehingga keaslian vaksin dapat dijamin,” ucapnya.
Pada kesempatan itu Wiku menegaskan bahwa saat ini pasokan vaksin Covid-19 sangatlah terbatas. Sehingga tak mungkin dijual secara bebas.