Beberapa hal ini, kata Budi merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama guna mencegah perkawinan anak. Oleh karena itu, Ia menyambut baik Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menginisiasi gerakan nasional pendewasaan usia perkawinan.
“Oleh karena itu saya sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyambut baik, mendukung, dan siap bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia yang menginisiasi gerakan nasional pendewasaan usia perkawinan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia ini,” katanya.
“Semoga dengan gerakan nasional ini, perkawinan anak yang banyak menimbulkan mudharat dapat dicegah sehingga bangsa ini dapat menghasilkan generasi yang sholeh dan unggul. Serta keluarga sakinah demi kemaslahatan umat, bangsa dan negara,” pungkasnya.
(Awaludin)