JAKARTA - Pemerintah kembali memperpanjang masa pemberlakuan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro mulai 23 Maret hingga 5 April 2021. Bahkan, kali ini, program itu diperluas cakupan wilayahnya untuk menekan penyebaran Covid-19.
Menanggapi hal itu, Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman memberi catatan bahwa, dalam memperluas PPKM tersebut, pemerintah harus fokus untuk menguatkan testing, tracing, treatment 3T.
"Yang menjadi catatan penting PPKM mau diperluas berapapun tapi selama faktor deteksi dini kasus penemuan secara dini 3T tidak memadai itu tidak akan berhasil," kata Dicky kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta, Sabtu (20/3/2021).
Baca Juga: Kabur dari Tempat Isolasi, Pasien Positif Covid-19 Pulang ke Rumah
Jika demikian, kata Dicky, yang terjadi sesungguhnya adalah mencegah penyebaran Covid-19 hanya akan sia-sia. Walaupun cakupan wilayah pelaksanaan PPKM diperbanyak