Demokrat KLB Deliserdang Dukung Pemerintah Lanjutkan Proyek Wisma Atlet Hambalang

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Kamis 25 Maret 2021 21:21 WIB
Wisma Atlet Hambalang (foto: Antara)
Share :

BOGOR - Partai Demokrat versi KLB Deliserdang, mendukung pemerintah melanjutkan pembangunan Wisma Atlet Hambalang. Hal itu sejalan dengan rencana pemerintah yang tengah mendesain sentra pelatihan olahraga nasional di beberapa daerah.

"Wacana untuk melakukan pembangunan Hambalang, Partai Demokrat pimpinan bapak Moeldoko mendorong kepada bapak Presiden untuk melanjutkan proyek Hambalang," kata Juru Bicara Partai Demokrat versi KLB Deliserdang, M. Rahmad di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (25/3/2021).

Baca juga:  Konpers di Hambalang, Max Sopacua Singgung Sosok Tak Tersentuh Hukum

Hal itu agar bangunan yang telah ada saat ini tidak menjadi 'candi' karena telah lama mangkrak bertahun-tahun sejak era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

"Agar tidak terjadi candi-candi Hambalang di belakang kita ini," cetusnya.

Seperti diketahui, pemerintah saat ini tengah mematangkan desain besar olahraga nasional. Menteri Pemudah dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan dalam desain besar tersebut pemerintah akan membuat 10 sentra pemusatan pelatihan di beberapa daerah.

“Kami merencanakan akan membuat 10 sentra pemusatan latihan di beberapa daerah. Tentu kita sesuaikan dengan potensi yang ada," kata Zainudin, seusai rapat terbatas, Senin (15/3/2021).

Baca juga:  Kubu Moeldoko Mau Gelar Konferensi Pers, Kubu AHY: Bentuk Frustasi dan Menutupi Rasa Malu

Zainudin mengatakan, sentra-sentra pemusatan pelatihan ini salah satunya akan diisi oleh anak-anak yang telah terseleksi yakni untuk usia SMP. Kemudian untuk usia SMA akan dipusatkan pelatihannya di Cibubur.

"Dan nanti juga kita sedang mempertimbangkan untuk bisa melihat Hambalang menjadi tempat untuk sentra atlet senior dan atlet-atlet kita yang sudah siap untuk bisa bertanding," ungkapnya.

Dia mengatakan, bahwa hal ini merupakan sebuah rangkaian penyiapan untuk melahirkan atlet berprestasi. Menurutnya butuh waktu minimal 10 tahun untuk melahirkan atlet berprestasi.

"Tentu ini adalah rangkaian panjang. Sebab untuk sebuah prestasi menurut para pakar minimal dibutuhkan waktu 10 tahun atau kira-kira 10.000 jam untuk bisa menuju prestasi," jelasnya.

Terkait desain besar ini, dia menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar dirumuskan kembali. Jika sudah disepakati maka presiden akan mengeluarkan keputusannya.

"Nanti tentu ada, akan lahir keputusan dari bapak presiden. kita belum tahu bentuknya seperti apa. Tetapi desain besar ini akan kita dorong karena ini suatu perencanaan tentang prestasi olahraga kita yang jangka panjang dan terdesain dengan bagus. Tidak ada prestasi yang kita dapatkan dengan by accident. Prestasi harus kita dapatkan dengan by design," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya