Pemerintah Ingatkan Ancaman Radikalisme & Intoleransi Melalui Medsos

Okto Rizki Alpino, Jurnalis
Sabtu 27 Maret 2021 01:41 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share :

Ia pun mengimbau masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial, saring informasi sebelum sharing, khususnya bagi mahasiswa.

“Bahaya kalau kita terima informasi di media sosial tanpa menyaringnya. Informasi yang diterima, diyakini kebenarannya, padahal belum tentu. Sebagian besar berita di media sosial itu hoaks,” tegas Bambang.

Koordinator IK Hankam Ditjen IKP Kemkominfo Dikdik Sadaka menambahkan, pihaknya akan melakukan pencegahan dengan cara menumbuhkan kesadaran di tengah masyarakat.

Kominfo, lanjut dia, akan melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak terlibat radikalisme, intoleransi berujung pada terorisme, dan melakukan penindakan terhadap hasil pengawasan konten-konten negatif yang berbau radikalisme.

“Kami melakukan tindakan bagi konten-konten website yang cenderung ke arah terorisme. Kami memonitor per hari, 24 jam.  Jika ada konten-konten yang mencurigakan, berbau radikal, mengajak perpecahan pada bangsa, kami tindak langsung dengan cara diblokir,” tegas Dikdik.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya