JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melaporkan saat ini sebanyak 10 kabupaten dan 1 kota terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bencana ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi sehingga terjadi banjir bandang pada Minggu, 04 April 2021, Pukul 01.00 WITA.
Selain itu, Raditya melaporkan sebanyak 68 orang meninggal dunia akibat bencana NTT. Dari kejadian bencana tersebut, sebanyak 938 KK atau 2.655 jiwa terdampak.
“Data meninggal dunia, jadi ini masih sangat dinamis sekali karena masih dalam proses pendataan. Data kami himpun dari semua wilayah yang terdampak pada 68 orang meninggal dunia,” ungkap Raditya dalam konferensi pers virtual dari Graha BNPB, Jakarta, Senin (5/4/2021).
Raditya mengatakan jumlah korban jiwa ini tersebar sebanyak 44 orang meninggal dunia di Kabupaten Flores Timur, 11 orang meninggal dunia di Kabupaten Lembata, 2 orang meninggal dunia di Kabupaten Ende, dan 11 orang meninggal dunia di Kabupaten Alor. Selain itu, 11 orang luka-luka. Dengan rincian sebanyak 9 di Flores Timur, 1 di Kabupaten Ngada, dan 5 di Kabupaten Alor.