Sarwo Edhy menambahkan, pupuk bersubsidi tidak hanya diharapkan bisa berdampak pada peningkatan produktivitas.
"Tetapi juga meningkatkan produksi pangan dan komoditas pertanian, melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk," katanya.
Ketua KTNA Kabupaten Subang Otong Wiranta mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari anggota jika saat ini petani langsung mempercepat tanam karena pupuk dan airnya sudah tersedia sehingga mereka bersemangat untuk segera mengolah sawah.
"Padahal, di Subang ini masih dalam tahap panen raya. Namun, petani yang sudah panen, justru mempercepat tanam. Soalnya, pupuk subsidinya melimpah dan air juga tersedia, " ujarnya.
Dengan kondisi ini, lanjut Otong, pihaknya turun ke lapangan. Tujuannya, untuk memantau kios-kios pupuk bersubsidi apakah pupuk tersebut tersedia banyak atau tidak mengingat saat ini petani lebih memilih mempercepat tanam sehingga dalam kurun waktu sebulan ke depan kebutuhan pupuk di wilayah ini bisa meningkat tajam.