Seorang Pria Lakukan Perjalanan Keliling Eropa Membawa Mayat Pasangannya yang Membusuk

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 12 April 2021 17:24 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

SEORANG pria membawa mayat pasangannya yang membusuk berkeliling Eropa untuk memenuhi salah satu daftar keinginan terakhirnya, demikian dilaporkan.

Petugas menemukan mayat membusuk di bawah selimut di kursi penumpang Citroen C-3 setelah mobil itu mengalami kecelakaan di Desa Jaffe, Catalunya, Spanyol menyusul pengejaran berkecepatan tinggi. Jasad itu diketahui sebagai pasangan pengemudi mobil dan diidentifikasi sebagai warga Swiss bernama Hans Rols Taubenberger, yang diperkirakan telah meninggal sekira tiga minggu sebelum penemuan itu.

BACA JUGA: Baru 30% Ditemukan, "Kota Emas" Mesir Baru Bisa Dikunjungi Setidaknya 3 Tahun Lagi

Si pengemudi, seorang pria Spanyol yang tidak disebutkan namanya, ditangkap setelah penemuan itu. Dia dilaporkan memberi tahu polisi bahwa pasangannya yang sakit parah meninggal di Swiss.

Dia mengatakan bahwa dia memenuhi keinginan terakhir almarhum yaitu melakukan perjalanan darat keliling Eropa.

Detektif sekarang menyelidiki di mana dia menggunakan kartu banknya untuk mencoba membangun gambaran lengkap di mana dia mengemudi dan berapa banyak perbatasan yang dia lintasi selama perjalanannya yang aneh.

Pria itu diperkirakan melakukan perjalanan cukup jauh termasuk bagian dari Italia serta wilayah Spanyol di sekitar Madrid. Sejauh ini masih belum jelas apakah almarhum telah kehilangan nyawanya sebelum memulai perjalanan atau selama perjalanan.

BACA JUGA: Kim Jong-un Eksekusi Menterinya karena Tak Cukup Terapkan Pendidikan Jarak Jauh

Polisi mengatakan pada tahap ini tidak ada yang mencurigakan seputar kematian Hans. Hasil otopsi belum dirilis.

Penangkapan dilakukan sekitar tengah hari pada Kamis (8/4/2021) setelah pengemudi Citroen, yang lahir di Galicia, menghindari pos pemeriksaan perbatasan polisi Prancis dengan memutar balik dan melaju dengan cara yang salah di jalan raya AP-7. Petugas Spanyol mengejar mobil itu sejauh lebih dari 30 kilometer di wilayah Alt Emporda.

Menurut laporan lokal, pengemudi tersebut mengklaim dia telah mencoba menghindari polisi Prancis karena dia tidak membawa bukti tes virus corona negatif, sebelum seorang petugas menarik selimut untuk menemukan mayatnya.

"Seorang pria yang mengemudi sekitar 20 mil dengan cara yang salah di sepanjang jalan raya AP-7 di Alt Emporda telah ditangkap,” kata seorang juru bicara kepolisian daerah Mossos d'Esquadra mengonfirmasi, sebagaimana dilansir Mirror.

“Setelah menghentikan kendaraan, sebuah mayat ditemukan di dalam, di kursi penumpang di samping pengemudi, yang tampaknya tidak menunjukkan tanda-tanda kriminalitas.

Investigasi terkait penemuan ini sedang berlangsung.

Sebuah sumber polisi menambahkan: “Penumpang tersebut tampaknya telah meninggal setidaknya selama beberapa hari, jika tidak berminggu-minggu, meskipun tanggal pastinya adalah sesuatu yang perlu ditentukan oleh mayat.

“Bau yang berasal dari kendaraan adalah petunjuk yang jelas.

"Sungguh ajaib tidak ada yang terbunuh ketika pria yang ditangkap itu mengemudi sejauh bermil-mil di jalan raya AP-7.

"Itu adalah hal yang sangat sembrono untuk dilakukan."

Pengemudi yang ditangkap itu ditahan di sebuah kantor polisi di La Bisbal d'Emporda dan disiadang pada Sabtu (10/4/2021). Tersangka diperkirakan didakwa dengan mengemudi sembrono.

Meskipun dakwaan lebih lanjut belum dikesampingkan, bepergian dengan mayat di dalam mobil tidak diklasifikasikan sebagai kejahatan menurut hukum Spanyol jika kematian disebabkan oleh penyebab alami.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya