"Tentu kekondusifan terganggu, karena polemik yang ramai baik di media cetak, elektronik, maupun online dan media sosial," kata Bima kepada majelis hakim.
Baca Juga: Ucapkan Selamat Ramadhan, Habib Rizieq: Tetap Semangat Revolusi Akhlak
Bima menyebut, ada beberapa massa aksi dari masyarakat dan mahasiswa menyoroti kasus Habib Rizieq yang membuat situasi makin tidak kondusif.
Namun, aksi dari mahasiswa berhasil diredam ketika pihaknya menyampaikan bahwa tidak baik untuk mengangkat kasus Habib Rizieq.
"(Kasus) sangat sensitif, karena akan mengganggu konsentrasi pemberantasan Covid-19. Jadi seperti itu kondisi Kota Bogor saat itu," kata Bima.
(Sazili Mustofa)