JAKARTA - Seorang terduga teroris berinisial MT ditembak mati Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tindakan tegas diambil karena berdasarkan keterangan polisi, yang bersangkutan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengungkapkan, MT diketahui merupakan kelompok Villa Mutiara yang berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Baca juga: Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Sulsel Mantan Napiter
"Keterlibatan dari MT merupakan anggota JAD Makassar komplotan Villa Mutiara," kata Ahmad dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/4/2021).
Ahmad menjelaskan, MT juga mengetahui dan diduga terlibat langsung dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. "Terkait pelaku bom bunuh diri," ujar Ahmad.
Di sisi lain, Ahmad menjelaskan bahwa Densus 88 harus menembak mati MT lantaran ketika ditangkap berusaha melakukan perlawanan dengan dua pedang secara brutal.
Baca juga: Hendak Serang Polisi dengan Parang, Terduga Teroris Ditembak Mati
"Densus 88 Antiteror melakukan tindakan, saat melakukan penangkapan, tanpa diduga salah satu terduga MT (49) melakukan perlawanan agresif dengan membawa dan mengacungkan dua pedang dan (menyerang) membabi buta ke petugas," ucap Ahmad.
MT juga diketahui merupakan seorang Narapidana Teroris (Napiter) pada tahun 2013. Ia bebas pada tahun 2016 silam.
(Qur'anul Hidayat)