Terkait diaktifkan lagi atau tidak, Bima mengatakan bahwa semua itu sangat tergantung kepada kebutuhan di lapangan.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Bogor Terkendali, RS Lapangan Dinonaktifkan
Pemkot Bogor pun mewaspadai peningkatan kasus atau gelombang kedua pascalibur Lebaran. Sehingga, saat kejadian luar biasa atau kegawatdaruratan kembali terjadi, Bima memastikan operasional RS Lapangan bisa difungsikan kembali.
"Beberapa kasus di berbagai negara. Karena sudah terkendali, abai terjadi gelombang kedua. Kita mewaspadai itu, bila terjadi RS Lapangan bisa kembali difungsikan," paparnya.
Dia pun memerintahkan agar alat kesehatan dan fasilitas RS Lapangan tetap berada di lokasi. Hanya tenaga kesehatan atau SDM lainnya yang kembali bekerja di tempat semula.