“Karena juga Vaksin Nusantara ini sebenarnya sudah dalam aturan list WHO. Jadi sudah memenuhi kaidah internasional bisa terdaftar di WHO. Para peneliti jangan takut melakukan inovasi dan penelitian dalam rangka menjawab berbagai kebutuhan, termasuk dalam pandemi Covid-19 ini,” terangnya.
Dia memastikan, DPR RI secara umum memberikan dukungan penuh agar semua peneliti-peneliti bangsa ini menjadi tuan rumah di negeri sendiri untuk menghasilkan produk-produk terbaik sesuai amanat Presiden Jokowi, inpres nomor 6 tahun 2016.
“Agar kita terus melakukan percepatan produksi dan penggunaan obat alkes (alat kesehatan) dalam negeri dan dalam konteks pandemi Covid-19 ini, kita bisa lihat kita sudah memakai Genos yang mulai dimana-mana sebagai alat testing dan untuk obat atau vaksin, kita mendorong untuk vaksin Nusantara,” tutup Melki.
(Fahmi Firdaus )