JAKARTA - Pengurus Pusat The Jakmania menyampaikan permintaan maafnya atas ulah oknum suporter Persija Jakarta, yang telah menimbulkan ketidaknyamanan di Bundarah Hotel Indonesia (HI), Minggu 25 April 2021 malam.
Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali melalui pesan singkatnya.
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi apabila perayaan juara yang dilakukan oleh teman-teman the Jakmania menimbulkan keresahan," demikian seperti yang dilansir dari akun instagram @infokomjakmania
Baca juga: Polisi Selidiki Jejak Digital Perencana Konvoi Jakmania
“Tidak ada niat sedikitpun dari kami selaku Pengurus Pusat the Jakmania untuk menginstruksikan anggota melakukan konvoi, atau perayaan apapun yang berlebihan apalagi sampai melanggar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.” lanjut rilis tersebut
Dalam pesan terbuka tersebut mengatakan, bahwa pengurus telah menyampaikan himbauan untuk menonton laga final tersebut dari rumah masing-masing. Himbauan tersebut juga diberikan kepada kordinator-kordinator di setiap wilayah serta lewat akun media sosial jakmania.
Baca juga: Besok, Presiden Persija dan Ketua Jakmania Dipanggil Polisi
Mereka juga mengakui bahwa euforia final penentuan pada leg kedua memang berbeda. Hal ini memancing spontanitas supporter untuk turun memeriahkan kemenangan karena lawan Persija Jakarta pada laga tersebut merupakan rival besar, yaitu Persib Bandung.
Selanjutnya, pengurus menganggap bahwa spontanitas supporter yang turun hanya sebagian saja. Hal ini lantaran jika dibandingkan dengan pawai supporter ketika Persija juara sebelumnya jumlahnya akan lebih besar.
“Meskipun jumlahnya masih sangat sedikit dibandingkan pawai juara kami beberapa waktu lalu, baik itu ketika menjuarai Piala Presiden, maupun Liga 1. Hal ini menggambarkan bahwa the Jakmania masih menahan diri, masih mematuhi protokol dan komitmen bersama yang telah ditetapkan untuk tetap berada di rumah," tulisnya
Dalam pesan tersebut, mewakili Jakmania, pengurus pusat Jakmania berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran. Mereka juga berharap kejadian yang melibatkan Jakmania tersebut tidak menimbulkan cluster baru dari Covid-19.
"Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Menteri, Bapak Gubernur DKI Jakarta beserta seluruh perangkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, federasi, operator, serta seluruh masyarakat sepak bola Indonesia, dan yang terbaik, Persija Jakarta, Terima kasih telah membuat sepak bola Indonesia kembali bergairah. Kami berharap, Liga 1 akan segera dimulai kembali agar sepak bola negeri ini dapat terus berprestasi,” tutup pesan tersebut. (Jonathan Simajuntak)
(Awaludin)