Namun, kata Dewi, ketika dibedah lebih lagi ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan cukup tinggi dan patut untuk mendapatkan prioritas untuk segera diselesaikan.
“Kita bisa melihat di 7 provinsi, di mana kalau kita lihat pada 4 tanggal terakhir terakhir, terjadi kenaikan jumlah kasus aktif cukup signifikan,” katanya.
“Contoh di Bengkulu kenaikannya mencapai 94,9 persen, Kalimantan Barat 59,9 persen, Bangka Belitung 99,5 persen, Kepulauan Riau lebih dari 180 persen, Lampung 100 persen, Sumatera Barat 62,9 persen dan Riau 131,7 persen,” ungkap Dewi.
“Jadi kita harus melihat pergerakan jumlah kasus aktif yang terjadi, ini kita lihat dalam 1 bulan terakhir dan ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” pungkasnya.
(Awaludin)