JAKARTA - Larangan mudik diberlakukan mulai besok, Kamis (6/5/2021). Tetapi hari ini, Rabu (5/5/2021) masih dalam periode pengetatan mudik.
Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Atika Dara Prahita mengatakan, sebanyak 138.508 kendaraan akan meninggalkan Jabotabek pada H-1 periode larangan mudik Rabu (5/5/2021).
"Kami memprediksi adanya peningkatan volume lalin pada masa pengetatan mudik yang jatuh pada hari Rabu, 5 Mei 2021, dengan jumlah 138.508 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek," kata Atika dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/5/2021).
Baca Juga: Mudik Dilarang, 26 Kapal Penumpang Jadi Angkutan Logistik
Angka itu merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).
Baca Juga: Jelang Larangan Mudik, Bandara Soetta Layani 60 Ribu Penumpang per Hari
Atika menambahkan, pihaknya memprediksi jumlah kendaraan keluar Jabotabek melalui gerbang tol utama pada periode 6-12 Mei 2021, atau H-7 s.d H-1 jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sebesar 593.185 kendaraan yang melintasi GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur). Jumlah ini turun sekitar 35% dari lalu lintas normal.
"Untuk prediksi volume lalin meninggalkan Jabotabek tertinggi akan terjadi pada 11 Mei 2021 (H-2) sebesar 109.327 kendaraan," ujar Atika.