JAKARTA - Mulai hari ini, Kamis (6/5/2021) masa larangan mudik diberlakukan. Kapolda Irjen Mohammad Fadil Imran pun menegaskan bahwa pada masa ini pihaknya akan lebih siap untuk melakukan penyekatan.
"Sekarang jauh lebih siap, kita memiliki pengalaman kita sudah lakukan evaluasi," kata Kapolda Irjen Mohammad Fadil Imran, kepada wartawan di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.
Kesiapan ini menurutnya didukung dengan dikerahkannya anggota polisi lalu lintas yang jumlahnya tidak sedikit.
"Jumlah polisi lalu lintas saja sekitar 1.300, lalu lintas tok, yang tugasnya nyegat, ngatur dan periksa," ungkapnya.
Baca Juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Puluhan Kendaraan Diputar Balik di Bandung
Selain dikerahkan, polisi lalu lintas menurutnya tenaga pendukung dan personel pendukung juga akan membantu pada titik-titik penyekatan. Personel pembantu tersebut yakni dari anggota Sabhara,TNI, Pomdam, Dishub, Sat Pol PP, dan Kesehatan.
"Belum lagi dari anggota Sabhara, dari TNI, Pomdam, Dishub, Satpol PP dan kesehatan, itu tenaga pendukung. Seperti misalnya di cikarang barang anggota polisinya sekitar 200 tenaga pendukungnya sekitar 300," tegasnya.
Baca Juga: Modus Angkut Sayur, Truk Ini Terciduk Bawa Pemudik di Tol Cikarang
Imran mengatakan, pengerahan anggota yang banyak ini nantinya diharapkan mampu menjaga penyekatan secara bergantian. Hal ini untuk menghindari adanya anggota yang kelelahan.
"Jadi kita bisa menghindari kelelahan anggota dan yang kedua bisa menjaga anggota dalam kondisi yang prima," tegasnya.
(Rep: Jonathan Simanjuntak)
(Arief Setyadi )