Kisah Pangeran Diponegoro dengan Keris Kiai Ageng Bondoyudo yang Ikut Dikubur di Makassar

Doddy Handoko , Jurnalis
Jum'at 07 Mei 2021 06:45 WIB
Pangeran Diponegoro.(Foto:Dok Okezone)
Share :

PANGERAN DIPONEGORO diketahui punya koleksi senjata pusaka. Sebagian besar senjata itu dibagi-bagikan di antara anggota keluarga dekatnya, kecuali satu—keris Kiai Ageng Bondoyudo.

" Keris ini dibuatnya dari pusaka lain pada tahun kedua Perang Jawa dan lebih sebagai jimat daripada senjata tempur. Ia telah mewarisi juga sebilah keris, Kiai Abijoyo, dari ayahnya, barangkali tatkala ia diangkat sebagai Raden Ontowiryo pada September 1805 , "kata Sejarawan Peter Carey, penulis buku P.Diponegoro, Kuasa Ramalan.

Hadiah panah Sarutomo, yang tampil di mata Diponegoro bagai lesatan selarik cahaya, lagi-lagi mengingatkan pada Arjuna, tokoh wayang yang paling sering disamakan dengan Pangeran (Carey 1974a:12– 6; hlm. 471).

Baca Juga: Jalur Tengkorak Pekalongan-Demak, Hati-hati di Alas Roban dan Perbatasan Semarang

Dalam cerita wayang yang diambil dari Mahabharata, senjata sakti yang sama dikaitkan dengan pangeran Pandawa itu tatkala ia bersamadi di Danau Tirtomoyo.

Hal itu mungkin juga punya kaitan dengan masa kehancuran Jawa yang akan ditimbulkan oleh Diponegoro sebagaimana diramal oleh suara gaib di Parangkusumo, sama halnya dengan panah Arjuna, Pasopati, menjadi sarana penghancuran kekuatan jahat dalam kidung Arjunawiwāha (Pernikahan Arjuna; Poerbatjaraka 1926:288–90). Tentu saja, Diponegoro sangat menghargai senjata itu.

Baca Juga: Kisah Jenderal Bambu Runcing Kiai Subchi, 10 Ribu Orang Tiap Hari Disepuh

Sekembalinya ke Tegalrejo, ia mewujudkannya dalam sebentuk belati kecil atau cundrik, yang kemudian dibawa-bawa oleh istrinya yang keempat, Raden Ayu Maduretno (pasca-Agustus 1825, Ratu Kedaton), selama Perang Jawa.

"Kira-kira pada 1827, belati itu dilebur bersama dengan dua benda pusaka lain milik Diponegoro menjadi sebilah keris pusaka, bernama Kiai Ageng Bondoyudo (Yang Mulia bertanding tanpa senjata), yang digunakan mengobarkan semangat prajuritnya selama tahap perjuangan sulit melawan Belanda,"paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya